Selasa, 22 Januari 2013

Pelantikan Penegak Bantara Susulan

Kegiatan yang baru-baru ini diadakan oleh Ambalan Gajahmada-RA Kartini adalah Pelantikan Penegak Bantara Susulan. Kegiatan ini dilaksanakan pada 20 Januari 2013 di Pantai Slamaran. Pelantikan yang dilakukan di tepi Laut ini diikuti oleh 48 Peserta. Meskipun dalam musim penghujan, alhamdulillah kegiatan ini sukses dilaksanakan.

Kegiatan yang dimulai dari SMA N 1 Pekalongan kemudian melakukan LongMarch menuju Pantai Slamaran ini, memiliki kesan tersendiri bagi Peserta maupun Sangga Kerja. Pasalnya, baru pada bulan ini diadakan kegiatan di tepi Pantai. Walaupun sempat terguyur hujan beberapa menit sebelum pelantikan dimulai.

Pelantikan sendiri diambil alih oleh Kak Satriyo sebagai Pembina Pramuka SMA N 1 Pekalongan. Dalam sambutannya, beliau mengatakan bahwa "kegiatan-kegiatan diluar sekolah seperti ini sangat bagus, dan kami berjanji akan mengadakan kegiatan Outdoor setiap 3 bulan sekali". Untuk 3 bulan kedepan, rencana akan diadakan kegiatan-kegiatan diluar lagi yang bersifat membangun karakter Anak Pramuka seperti berkunjung ke tempat-tempat bersejarah di Kota Pekalongan dan lain-lain.

Kamis, 17 Januari 2013

Dewan Kerja Penegak Pandega



Dewan Kerja Pramuka 

1.       Dewan Kerja Pramuka adalah wadah pembinaan dan pengembangan kaderisasi kepemimpinan masa depan Gerakan Pramuka.

2.       Dewan Kerja Pramuka merupakan bagian integral dari kwartir, berkedudukan sebagai badan kelengkapan kwartir yang diberi wewenang dan kepercayaan membantu kwartir menyusun kebijakan dan pengelolaan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega.

3.       Anggota Dewan Kerja Penegak dan Pandega Putera dan Puteri dalam jajaran kwartir dipilih oleh Musyawarah Penegak dan Pandega Putera dan Puteri jajaran kwartir yang bersangkutan kemudian disahkan dan dilantik oleh Ketua Kwartir yang bersangkutan. Masa bakti Dewan Kerja sama dengan masa bakti kwartirnya. Apabila Ketua Dewan Kerja Pramuka terpilih seorang putera, maka harus dipilih seorang puteri sebagai Wakil Ketua atau sebaliknya. Ketua dan Wakil Ketua Dewan Kerja Pramuka adalah ex-officio anggota kwartir/andalan.

4.      Tingkatan Dewan Kerja
- Tingkat Nasional disebut Dewan Kerja Nasional ( DKN )
- Tingkat Daerah disebut Dewan Kerja Daerah ( DKD )
- Tingkat Cabang disebut Dewan Kerja Cabang ( DKC )
- Tingkat Ranting disebut Dewan Kerja Ranting ( DKR )

5.       Fungsi dan Tata kerja Dewan Kerja diatur dalam Surat Keputusan tersendiri.

Sabtu, 05 Januari 2013

Kompas


Kompas adalah alat bantu untuk menentukan arah mata angin. Bagian-bagian kompas yang penting antara lain :
                1. Dial, yaitu permukaan di mana tertera angka dan huruf seperti pada permukaan jam.
                2. Visir, yaitu pembidik sasaran
                3. Kaca Pembesar, untuk pembacaan pada angka
                4. Jarum penunjuk
                5. Tutup dial dengan dua garis bersudut 45
                6. Alat penggantung, dapat juga digunakan sebagai penyangkut ibu jari untuk menopang kompas pada saat membidik.

Cara Menggunakan Kompas
1.  Letakkan kompas anda di atas permukaan yang datar. setelah jarum kompas tidak bergerak lagi, maka jarum tersebut menunjuk ke arah utara magnet.
2.  Bidik sasaran melalui visir dengan kaca pembesar. Miringkan sedikit letak kaca pembesar, kira-kira 50 dimana berfungsi untuk membidik ke arah visir dan mengintai angka pada dial.
3.  Apabila visir diragukan karena kurang jelas dilihat dari kaca pembesar, luruskan saja garis yang terdapat pada tutup dial ke arah visir, searah dengan sasaran bidik agar mudah dilihat melalui kaca pembesar.


Kompas adalah alat navigasi untuk menentukan arah berupa sebuah panah penunjuk magnetis yang bebas menyelaraskan dirinya dengan medan magnet bumi secara akurat. Kompas memberikan rujukan arah tertentu, sehingga sangat membantu dalam bidang navigasi. Arah mata angin yang ditunjuknya adalah utara, selatan, timur, dan barat. Apabila digunakan bersama-sama dengan jam dan sekstan, maka kompas akan lebih akurat dalam menunjukkan arah. Alat ini membantu perkembangan perdagangan maritim dengan membuat perjalanan jauh lebih aman dan efisien dibandingkan saat manusia masih berpedoman pada kedudukan bintang untuk menentukan arah.

Penemuan bahwa jarum magnetik selalu mengarah ke utara dan selatan terjadi di Cina dan diuraikan dalam buku Loven Heng. Di abad kesembilan, orang Cina telah mengembangkan kompas berupa jarum yang mengambang dan jarum yang berputar.Pelaut Persia memperoleh kompas dari orang Cina dan kemudian memperdagangkannya. Tetapi baru pada tahun 1877 orang Inggris, William Thomson, 1st Baron Kelvin(Lord Kelvin) membuat kompas yang dapat diterima oleh semua negara. Dengan memperbaiki kesalahan-kesalahan yang timbul dari deviasi magnetik karena meningkatnya penggunaan besi dalam arsitektur kapal.

Alat apa pun yang memiliki batang atau jarum magnetis yang bebas bergerak menunjuk arah utara magnetis dari magnetosfer sebuah planet sudah bisa dianggap sebagai kompas. Kompas jam adalah kompas yang dilengkapi dengan jam matahari. Kompas variasi adalah alat khusus berstruktur rapuh yang digunakan dengan cara mengamati variasi pergerakan jarum. Girokompas digunakan untuk menentukan utara sejati.

Lokasi magnet di Kutub Utara selalu bergeser dari masa ke masa. Penelitian terakhir yang dilakukan oleh The Geological Survey of Canada melaporkan bahwa posisi magnet ini bergerak kira-kira 40 km per tahun ke arah barat laut.

Senin, 31 Desember 2012

Lintas Wana Pramuka XXI

Kegiatan Lintas Wana Pramuka XXI yang diselenggarakan pada 15-17 Desember 2012 ini telah rampung digelar. Kegiatan yang bersifat LongMarch ini, mengambil start di Ds.Sawangan dan finish setelah 3 hari perjalanan di Jembatan Lolong, Ds.Lolong, Karanganyar. Kegiatan ini diikuti oleh 85 Peserta dan Panitia yang terdiri dari berbagai unsur, mulai dari Sangga Kerja, Peserta, Pembina, Tim Rescue, dan beberapa Alumni yang turut serta dalam kegiatan ini.

Kegiatan tahunan ini memiliki tujuan untuk mengamalkan nilai-nilai dalam Tri Satya dan Dasa Darma yang menuntut agar Pemuda Indonesia khususnya Gerakan Pramuka agar tanggap terhadap Lingkungannya. Selain itu, tujuan lainnya adalah mempersiapkan mental adik-adik Pramuka sebelum menghadapi Pelantikan Bantara dan Laksana.

Gerakan Pramuka SMA N 1 Pekalongan dalam tahun 2012 telah berhasil melantik 42 Penegak Laksana (25 saat kegiatan ini) dan 57 Penegak Bantara (34 saat kegiatan ini). Adanya pelantikan ini dimaksudkan agar Adik-adik Pramuka siap dalam menghadapi perubahan zaman dalam era-Globalisasi ini.

Beruntung, dalam kegiatan ini tidak terjadi kecelakaan serius yang dialami peserta. Kegiatan ini juga menjadi kegiatan penutup tahun 2012 di GAMA RAKA SMANSA

Jumat, 07 Desember 2012

Daftar Pembagian Kelompok SWAPRA

Kelompok 1
1Dwitami Anzhany (X1)
2M Firman A (X3)
3Fathya Ulfa (X5)
4Masadya W (X7)
5Rico Candra (X8)
6Maimunah (X9)
7Kirana Devita Cascade (X9)

Kelompok 2
1Hanifah Mustika W (X1)
2Dian Dwi P (X2)
3Diaz Perdana (X3)
4Aflakha K (X4)
5Berlian Adistya (X7)
6Aprilia A (X9)
7Khoirul Fakhri (X6)

Kelompok 3
1Nuni Novia (X1)
2Wimariska (X3)
3Rifdahastuti (X3)
4M.Diponegoro (X5)
5Rizqiya (X7)
6Eka Majida A (X9)
7Minati Citra I (X7)

Kelompok 4
1Rheka Diana (X1)
2Anita Brillant (X3)
3Ayu Sartika (X7)
4Naila Rifda (X8)
5Ida Maulida (X9)
6Maulana Hutama (X9)
7Ega Pratama (X6)

Kelompok 5
1M. Abdu Salam (X2)
2Khairunnisa A (X5)
3Qorry Aina A (X8)
4Adam Prayoga (X9)
5Ika Rachma (X9)
6Qorry Aina Fitroh (X7)

Kamis, 06 Desember 2012

Penugasan SWAPRA XXI


Daftar Pelengkapan SWAPRA XXI yang harus dibawa
Ø  Penugasan Pribadi
·         Alat Mandi dan Sholat
·         Baju Ambalan dan Celana Training
·         Topi (optional)
·         Slayer
·         Baju Seragam Pramuka Lengkap
·         TKU Bantara (di koordinir)
·         Sandal
·         Baju Ganti
·         Plastik
·         Ponco/Jas Hujan Kelelawar
·         Gula Jawa/Madu
·         Makanan dan Minuman sebanyak2nya
·         Hanger
·         Jaket/Baju Penghangat
·         Pembalut
·         Alat Tulis
·         Senter
·         Sepatu tidak Licin
·         Kaos kaki
·         Tas max.1
Ø  Penugasan Kelompok
·         Tongkat Pramuka (max.3)
·         Tiker 1
·         Peluit 1
·         Jam Tangan 1
·         Tas Kelompok (1 uk.besar)
Ø  Penugasan Angkatan
·         Hand Phone 2 (Pa dan Pi)
·         Baksos Buku & Alat Tulis

Rabu, 05 Desember 2012

Kegiatan Ekstrakurikuler

Pekalongan - Kegiatan rutin di Gudep 01.20-01.23 Kota Pekalongan, salah satunya adalah kegiatan ekstrakuriker Pramuka. Kegiatan ini merupakan kegiatan wajib di SMA Negeri 1 Pekalongan yang dilaksanakan setiap hari Jumat.

Kegiatan ini diikuti oleh siswa kelas X yang diselanjutnya disebut CLASSUS dan kelas XI (Dewan Ambalan) SMA N 1 Pekalongan. Kegiatan ekstra ini berisi materi Kepramukaan yang dibuat sangat mengasyikan dan dijamin terus enjoy bersama kami. Materi kepramukaan yang kami ajarkan antara lain : PBB (Peraturan Baris Berbaris), Kompas, Sandi-Sandi, Tali-Temali, Peta Panorama, Peta Pita, Tanda Jejak, Pengetahuan Umum, dan masih banyak lagi.

Kakak yang mengisi kegiatan ini pun, tak kalah keren dan pintarnya. Mereka merupakan kakak Dewan Ambalan GajahMada - Raden Ajeng Kartini yang telah mencapai tingkat Bantara. Jadi, kualitasnya tidak diragukan lagi.

Jika, kakak-kakak tertarik untuk mengikuti atau mengisi materi Ekstrakurikuler Pramuka di Gudep 01.20-01.23 Kota Pekalongan. Datang aja, di Sanggar kami. Kami Menunggu kedatangan kakak-kakak.